Kabupaten Tangerang – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa di bulan suci Ramadan, SMKN 9 Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat yang berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias dan dilaksanakan di lingkungan sekolah. Pesantren Kilat menjadi salah satu program rutin tahunan yang bertujuan untuk membentuk karakter religius, disiplin, serta memperkuat akhlak mulia peserta didik.
Berbagai kegiatan positif mengisi rangkaian acara, di antaranya tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, ceramah keagamaan, praktik ibadah, serta pembinaan akhlak dan karakter. Selain itu, siswa juga diajak untuk meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat ukhuwah islamiyah antar sesama.
Kepala SMKN 9 Kabupaten Tangerang, Ibu Evi Resti Rahmayani, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam pembentukan kepribadian siswa.
“Pesantren Kilat ini menjadi momentum bagi siswa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membentuk karakter yang berakhlak mulia. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Memed Sumaedi, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual siswa.
“Melalui Pesantren Kilat, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, disiplin, dan berkarakter. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perilaku siswa di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan Pesantren Kilat ini, SMKN 9 Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan spiritualitas siswa.
Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menjalani kehidupan yang lebih baik, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.